Maraknya Permainan Judi di Masyarakat

Spread the love

Sudah tak asing lagi bagi seluruh masyarakat yang ada di dunia dengan kata Judi, hampir di setiap negara judi ini beredar dengan pesat entah itu judi legal ataupun ilegal. Setiap negara mempunyai aturannya tersendiri tentang judi, permainan ini banyak diminati masyarakat karna hadiahnya yang merupakan sebuah pertaruhan harta yang dimiliki setiap orang, entah itu uang, rumah, mobil atau aset lainnya yang mereka miliki.

Bagi beberapa orang Judi merupakan amalan yang buruk, karena merupakan suatu bentuk pengalihan harta yang tidak adil, dalam judi pihak yang menang akan mendapatkan hadiah tanpa harus melakukan apa pun, tapi semua itu juga bergantung pada nasib beruntung tidaknya pemain judi itu sendiri.

Dan kini berdasarkan perkembangan jaman judi ini sudah bertransformasi menjadi judi online, yang bisa kita mainkan melalui internet yang terdapat di komputer, laptop, handphone dan lain-lain lagi, sehingga mempermudah setiap pemain untuk mengakses permainan judi.

Sejarah Judi

  1. 2300SM (Judi Lotere)

Pada tahun 2300SM merupakan bukti nyata bahwa judi hadir didunia, permainan judi jenis Lotere ini pertama muncul di cina kuno, dan dari penelusuran para ahli judi ini merupakan salah satu permainan kesempatan atau kini sering di sebut lotere, hal ini di karena ditemukannya sebuah slip keno yang diduga merupakan jenis permainan kesempatan pada jaman itu.

  1. 500SM (Permainan Dadu)

Permainan ini ditemukan pada tulisan sejarah Yunani pada tahun 500SM, pada hal kita tahu bahwa permainan judi dadu ini jauh telah lama muncul sekitar 3000SM yang ditemukan dalam sebuah makam di Mesir, dan seperti pada jaman sejarah yang kita ketahui bahwa pada jaman Yunani dan romawi para tentara senang berjudi di setiap kesempatan yang ada.

jaman romawi permainan dadu menjadi sangat terkenal, bahkan permainan ini menjadi permainan utama dalam tiap acara kerajaan pada saat itu, namun permainan ini pun menghilang saat kerajaan romawi kalah danĀ  baru kembali beberapa abad kemudian di negara arab pada benteng bernama Hazard di jaman itu.

Sekitar tahun 1100an judi dadu diperkenalkan di daerah Eropa oleh para bekas tentara perang salib, banyak kerabat kerajaan dari luar negeri yang kalah bermain judi di tempat Hazard, sampai berbagai kalangan dari kerajaan dan mancanegara juga ikut bermain judi di tempat ini.

  1. 800 Masehi (Permainan Kartu)

Sampai dengan saat ini tidak ada yang tahu pasti sejak kapan judi kartu ini muncul, tapi para ahli berpendapat dan sepakat bahwa judi kartu ini muncul pertama kalinya di negara China pada abad ke 9 menurut para ahli, dan mereka berpendapat bahwa kartu pertama ini memiliki bentuk seperti domino China.

Pada masa abad ke 14 permainan kartu masuk ke Eropa dan permainan ini di bawah oleh para pendatang dari cina, dan saat itu eropa membuat 78 kartu dengan seni gambar yang indah. Lalu di masa abad ke 15 Perancis mengurangi jumlah kartu dan memproduksinya lebih banyak dan membaginya ke semua bagian Eropa, bahkan Ratu Inggris Elizabeth juga ikut bermain dalam permainan ini.

Sejarah Judi di Indonesia

Seperti yang kita ketahui judi masuk dalam negara Indonesia di tahun 1960an, pada jaman itu presiden Soekarno mengeluarkan kepres nomor : 113 tahun 1965 yang menyatakan lotre buntut merusak moral bangsa dan masuk dalam kategori subversi, akan tetapi memasuki masa orde baru judi lotre ini tetap terus berkembang di Indonesia.

Pada tahun 1974, pemerintah melalui menteri sosial saat itu memikirkan sebuah gagasan untuk melakukan forecast sebagai bentuk undian tanpa menimbulkan ekses judi, selama 2 tahun pemerintah melakukan studi banding untuk forecast ini, dan depsos berkesimpulan bahwa forecast inggris ini dilakukan dengan bentuk sederhana sehingga tidak menimbulkan ekses judi. Perbandingan yang diperolah penyelenggara tebakan, pemerintah dan hadiah bagi si penebak 40-40-20 dan di butuhkan waktu sekitar tujuh tahun untuk melakukan undian forecast ini.

Berkat hasil pungutan pajak dari permainan judi ini, maka sekarang kota Jakarta bisa tampil sebagai ibu kota negara Indonesia cantik, bukan hanya jalan-jalan di kota Jakarta yang sekarang merangkak menjadi kota metropolitan, berbagai sarana pendidikan dan gelanggang olah raga pun dapat didirikan dengan baik, kantong kas daerah pun pada saat itu mencapai 20 miliar rupiah.